Catatan Tim Underdog Menjadi Juara Era 1954 – 1983

Catatan Tim Underdog Menjadi Juara Era 1954 – 1983Catatan Tim Underdog Menjadi Juara Era 1954 – 1983 – Keberhasilan Atletico Madrid menjadi juara La Liga mengingatkan kembali bagaimana tim yang tidak diunggulkan atau biasa disebut underdog mampu mengalahkan tim unggulan dan menjadi juara. Sebelumnya sudah ada para tim-tim underdog yang mampu melakukan hal tersebut. Yang pertama adalah di periode tahun 1954 hingga 1983 dimana ada 3 tim underdog yang mampu mengejutkan dunia.

JERMAN BARAT – PIALA DUNIA 1954

Usai hancur luluh akibat Perang Dunia II, Jerman Barat langsung berbenah dan mulai menunjukkan diri. Bukan hanya dari bidang ekonomi saja, namun di dunia olah raga terutama sepak bola Jerman mampu tampil luar biasa. Jerman Barat memulai turnamen Piala Dunia sendiri dengan hasil sempurna, ketika mereka mampu menang dengan skor telak 4-1 atas Turki yang membuat mereka lolos ke play off perempat final. Namun Sepp Herberger sendiri melakukan keputusan blunder dengan tidak menurunkan para pemain inti ketika melawan Hongaria, alhasil Jerman Barat kalah 8-3. Dan kekalahan ini membuat Jerman Barat mengamuk dengan menghancurkan Turki 7-2 dan mengandaskan Yugoslavia 2-0 hingga mampu menembus final dengan meraih kemenangan telak 6-1 atas Austria.

Peristiwa ini dikenal dengan nama Das Wunder van Bern atau disebut Keajaiban Bern. Final Piala Dunia 1954 sendiri menjadi final bersejarah. Hongaria yang menjadi unggulan dengan raihan 32 laga tidak terkalahkan, ternyata gagal mengandaskan Jerman Barat. Hungaria sempat unggul 2-0. Namun Helmut Rahn menjadi penentu kemenangan pada menit ke 84 dan membawa Jerman Barat menang 3-2.

Nottingham Forest – Piala Champions 1979

Dongeng di dunia sepak bola kembali terjadi ketika pencapaian Nottingham Forest pada akhir tahun 1970-an menjadi cerita yang jelas tidak bisa dilupakan begitu saja. Perjalanan Forest untuk meraih juara Eropa sendiri dimulai dengan dipilihnya Brian Clough menjadi pelatih di tahun 1975. Selang 2 tahun kemudian, Forest lolos ke kompetisi Liga Premier Inggris dan menjadi juara di musim yang sama.

Forest langsung berambisi guna menjadi jawara Eropa. Mereka mampu mengalahkan sang juara bertahan Liverpool dan meraih kemenangan atas AEK Athen, Grasshoppers dan juga Koln.

Malmo menjadi lawan Forest di babak final yang digelar di Munich, Jerman. Dan akhirnya Forest mampu meraih gelar juara usai meraih kemenangan tipis dengan skor 1-0.

Aberdeen – Piala Winners 1983

Sir Alex Ferguson memang layak untuk meraih gelar pelatih terbaik sepanjang masa. Pasalnya ia menjadi actor yang melambungkan nama Manchester United. Sebelum melatih United, pada tahun 1982/83 ia melatih Aberdeen. Dan Sir Alex mulai menunjukkan kepada dunia bahwa dirinya memang pelatih handal. Dia menjadi perbincangan di negaranya, Skotlandia. Hal ini disebabkan Fergie mampu membawa Aberdeen meruntuhkan dominasi Celtic dan Rangers di liga dan juga memiliki kesempatan bermain di Winners Cup. Aberdeen sendiri mampu meraih gelar juara ketika mengalahkan Real Madrid di babak final melalui perpanjangan waktu.